BBRI Diborong Asing Rp116 M|Asing Jual Bersih Rp302 Miliar
Kontras di Tengah Arus Keluar
Bank Rakyat Indonesia melonjak 2,6 persen ke Rp3.050 pada sesi pertama perdagangan, Senin ini. Namun di saat yang sama, investor asing mencatat jual bersih Rp302,8 miliar di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia.
Padahal dana asing itu justru mengalir deras ke satu saham perbankan yang sama, Bank Rakyat Indonesia, senilai Rp116,7 miliar hari ini. Sementara Bank Mandiri dan Astra International menjadi dua nama yang paling banyak dilepas asing pada sesi yang sama.
Pertanyaannya, mengapa asing memilih keluar dari pasar secara luas tapi justru menumpuk di satu bank BUMN ini. Jawabannya bermula dari langkah JP Morgan yang baru saja menaikkan rekomendasi BBRI pada hari yang sama.
Taruhan di Balik Angka Murah
Akumulasi ini melanjutkan pola Jumat lalu, ketika BBRI mencatat net buy asing Rp267,6 miliar dan naik 3,85 persen dalam sehari. Dalam sepekan saham ini sudah menguat 6,45 persen, meski secara year to date BBRI masih tercatat minus 16,6 persen.
JP Morgan menilai perbaikan kredit mikro membuat profitabilitas BBRI mulai pulih, dengan valuasi price to book hanya 1,2 kali untuk proyeksi 2026. KB Valbury bahkan mematok target harga Rp4.010, mengisyaratkan potensi kenaikan sekitar 35 persen dari level saat ini.
Tapi riset yang sama mengakui tekanan margin bunga bersih akibat kredit bunga tetap yang sulit disesuaikan. JP Morgan menyebut penurunan margin itu sudah diperhitungkan pasar, sebuah asumsi yang belum pernah benar-benar teruji dalam siklus penguatan BBRI sebelumnya.
Sebab valuasi murah serupa sempat muncul beberapa kali sepanjang tahun ini, namun setiap kali gagal bertahan hingga BBRI tetap tertinggal 16,6 persen dari awal tahun. Artinya kenaikan hari ini hanya berarti jika dua asumsi broker itu, pertumbuhan kredit dan biaya kredit yang lebih rendah, benar-benar terbukti pada kuartal mendatang.
Ambang Batas yang Menentukan
Secara teknikal, CGS International menetapkan area support BBRI di Rp2.910 dengan target jangka pendek Rp3.030 hingga Rp3.090. Sinyal yang lebih cepat justru datang dari arus asing harian, yang selama dua hari berturut-turut sudah mendahului pergerakan harga BBRI.
Bagi yang sudah memegang BBRI, posisi ini layak dipertahankan selama akumulasi net buy asing berlanjut dan harga bertahan di atas Rp2.910. Namun apabila arus asing berbalik jual dan support itu tertembus, kenaikan hari ini berisiko menjadi rally sesaat seperti yang sudah berulang sepanjang tahun.
Bagi yang belum masuk, momen kunci bukan target harga broker, melainkan apakah net buy asing di BBRI kembali muncul pada perdagangan besok. Itulah variabel tunggal yang membedakan pengecualian ini sebagai awal tren baru atau sekadar jeda sebelum pola lama terulang.
- [katadata.co.id] Rahasia Tren Kenaikan BBRI hingga Jadi Kontributor Utama IHSG - Bloomb…
- [liputan6.com] Saham Bank, Utamanya BBRI, Jadi Penopang Hijaunya IHSG - Market - Bloo…
- [suara.com] IHSG Melesat 0,86% ke Level 6.228 Ditopang Saham BBRI & TLKM - CNBC In…
- [suara.com] Asing Borong BBRI, Segini Target Harga Sahamnya - Suara.com
- [investor.id] Bisikan Saham BBCA BBRI Cs - investor.id
- [suara.com] Asing Kembali Borong Saham Bank, IHSG Makin Kuat? - maybanktrade.co.id
- [katadata.co.id] IHSG naik 0,86% di sesi I, asing jual saham bank - IDNFinancials.com
- [emitennews.com] Asing Kembali Borong Saham Big Banks! BBCA Pimpin Net Buy Rp698 Miliar…
- [investor.id] Asing Kalap Serok Saham BBRI - investor.id
- [investor.id] Baru Masuk, JP Morgan Upgrade BBRI, Cuan di Depan Mata - investor.id